JAKARTA - Nuanu Creative City menargetkan serah terima lebih dari 400 unit properti hunian di Bali pada tahun 2027. Proyek ini dikembangkan di lahan seluas 44 hektare di pesisir barat daya Bali dengan komitmen hanya menggunakan 30% dari total lahan.
Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City, menyatakan, “Seiring perkembangan Nuanu dan proyek-proyek terus berjalan, kami menargetkan lebih dari 400 unit residensial dan hospitality yang siap diserahterimakan pada 2027.” Pernyataan ini menunjukkan fokus perusahaan pada pertumbuhan terukur dan berkelanjutan.
Prioritas utama pengembangan adalah infrastruktur yang mendukung kehidupan sehari-hari. Hal ini mencakup fasilitas gaya hidup, pendidikan, dan ruang komersial untuk menciptakan nilai tambah bagi penghuni.
Fondasi Ekosistem Hunian dan Infrastruktur
Nuanu Real Estate berperan membangun lapisan residensial sebagai fondasi ekosistem Nuanu Creative City. Setiap rumah dirancang untuk tumbuh seiring dengan perkembangan infrastruktur, destinasi gaya hidup, dan ruang komunitas yang ada.
Sebagai lengan pengembangan dari Nuanu Creative City, Nuanu Real Estate menangani 12 proyek residensial dan 1 hotel investasi. Langkah ini menegaskan komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan yang terintegrasi antara hunian dan fasilitas pendukung.
Proyek yang dikembangkan antara lain Unit Nuanu Village, The Collection Vol. 1, Ecoverse, The Collection Vol. 2, Origins, OXO The Residences, The Collection Vol. 3, Biom, OXO The Pavilions, Flower Estates, The Sense, Black Sands Oasis, dan X Hotel. Semua proyek dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam segmen pasar.
Kemajuan Proyek dan Inovasi Hunian
“Sejumlah proyek telah menunjukkan progres yang signifikan,” jelas Lev Kroll. The Collection Vol. 1 dan Ecoverse ditargetkan rampung pada kuartal I/2026, sementara OXO The Pavilions dan Flower Estates telah memasuki tahap konstruksi pasca groundbreaking.
Salah satu proyek terbaru, Flower Estates, memberikan hak milik bagi warga negara Indonesia (WNI) dengan 28 unit vila. Proyek ini memadukan konsep orangerie Eropa dengan lanskap tropis Bali dan menawarkan taman privat sebagai elemen utama pengalaman tinggal.
Harga mulai dari Rp8,4 miliar per unit, Flower Estates dikembangkan bersama Nuanu Nature Team. Pendekatan ini menekankan keberlanjutan dan pengalaman hunian yang terintegrasi dengan alam sekitar.
Konsep Hunian Kreatif dan Hotel Investasi
Proyek lain seperti Black Sands Oasis menghadirkan vila dan studio berstatus hak sewa dengan arsitektur desert modernism. Sementara The Sense dirancang untuk komunitas kreator, wirausahawan, dan profesional, memadukan hunian dan kolaborasi kreatif.
X Hotel menjadi proyek hotel investasi pertama Nuanu dan dijadwalkan memasuki tahap arsitektural pada akhir April 2026. Target serah terima ditetapkan pada kuartal I/2027, menandai ekspansi Nuanu ke sektor hospitality yang terintegrasi dengan komunitas urban.
Dengan strategi ini, Nuanu Creative City menciptakan model baru kehidupan urban yang berkelanjutan. Setiap pengembangan hunian dan fasilitas pendukung dirancang untuk membentuk pengalaman hidup yang terpadu dan bernilai jangka panjang.
Nuanu menekankan pembangunan yang tidak hanya fokus pada jumlah unit, tetapi juga kualitas hidup penghuninya. Infrastruktur, komunitas, dan inovasi desain menjadi pilar utama dalam membangun ekosistem hunian yang lengkap dan ramah lingkungan.
Proyek-proyek Nuanu di Bali diharapkan menjadi contoh pengembangan properti yang mengedepankan keberlanjutan dan kenyamanan. Pendekatan ini menempatkan Bali sebagai destinasi hunian modern sekaligus kawasan kreatif yang mendukung gaya hidup urban masa depan.
Dengan berbagai proyek dan fasilitas yang dirancang secara terpadu, Nuanu siap menghadirkan pengalaman tinggal yang unik. Setiap unit hunian dan fasilitas pendukung bertujuan meningkatkan kualitas hidup penghuninya sekaligus menjaga harmoni dengan alam sekitar.