JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan stok energi aman selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H. Hal ini disampaikan saat kunjungan ke PT Pertamina Patra Niaga Subholding Downstream RU VI Balongan, Jawa Barat, Kamis 12 Maret 2026.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM Laode Sulaeman menegaskan kebutuhan BBM, LPG, dan minyak mentah dalam kondisi terjaga. Ia juga menekankan masyarakat tidak perlu panik karena pemenuhan energi tetap lancar dan optimal.
Optimalisasi Distribusi Energi
Laode menjelaskan, PT Pertamina menyiapkan infrastruktur tambahan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang mudik. Hal ini termasuk pengoperasian SPBU siaga, Agen LPG, serta posko dan fasilitas tambahan untuk pelayanan mudik.
Di Regional Jawa Bagian Barat terdapat 1.620 SPBU, 439 Pertashop, 2.331 Agen LPG, 206 SPBE, dan 2 Agen minyak tanah. Pertamina juga menyiapkan 427 SPBU operasional 24 jam, 2.180 Agen LPG Siaga, dan 18 titik layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga.
Fasilitas Tambahan untuk Masyarakat
Layanan tambahan berupa Motorist/Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, 563 agen PDS Bright Gas, 62 mobil tangki standby di SPBU, serta 11 Serambi MyPertamina. Serambi MyPertamina menyediakan tempat istirahat, mini klinik, area bermain anak, dan layanan kendaraan.
Pertamina juga menyiapkan posko dan fasilitas yang biasanya tidak ada pada hari-hari biasa. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi energi dan kenyamanan masyarakat saat mudik Lebaran.
Proyeksi Permintaan Energi
Data historis menunjukkan, periode 9 Maret hingga 1 April 2026 permintaan bensin naik 9,6 persen. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya mobilitas kendaraan pribadi saat mudik Lebaran.
Permintaan Avtur diperkirakan naik tipis 0,5 persen, sementara LPG meningkat 2,86 persen karena aktivitas rumah tangga selama Ramadhan. BBM industri juga mengalami kenaikan 7,9 persen, sedangkan solar menurun 27,3 persen akibat pembatasan kendaraan logistik.
Kapasitas dan Distribusi Kilang Balongan
Refinery Unit VI Balongan memiliki kapasitas pengolahan 150 ribu barel per hari dengan Nelson Complexity Index (NCI) 11,9. Hal ini menjadikannya unit pengolahan minyak mentah dengan kompleksitas tertinggi di Indonesia.
Sebanyak 82 persen produk Kilang Balongan didistribusikan ke Jakarta dan Jawa Barat melalui Integrated Terminal Balongan, Fuel Terminal Cikampek, dan Integrated Terminal Jakarta (Plumpang). Sisanya, 12 persen didistribusikan ke wilayah lain, dan 6 persen diekspor ke Singapura sebagai decant oil.
Kesiapan stok energi, optimalisasi distribusi, dan fasilitas tambahan Pertamina menjadi kunci lancarnya arus mudik Lebaran 2026. Pemerintah memastikan masyarakat mendapatkan energi yang cukup tanpa gangguan, sehingga mudik dan aktivitas selama Ramadhan berjalan aman dan nyaman.