JAKARTA - Bulan Ramadhan sering menjadi momen ketika banyak orang menyesuaikan kembali rutinitas sehari-hari. Mulai dari jadwal makan, waktu tidur, hingga pola aktivitas mengalami perubahan yang cukup terasa dibandingkan hari biasa.
Perubahan ritme tersebut tidak hanya memengaruhi energi tubuh, tetapi juga berdampak pada kondisi kulit. Banyak orang menyadari bahwa kulit terasa berbeda selama menjalani ibadah puasa.
Sebagian orang bahkan mengeluhkan kulit menjadi lebih kering atau sensitif selama Ramadhan. Kondisi ini sering membuat wajah tampak kusam dan terasa kurang nyaman.
Bulan Ramadhan sering kali membawa perubahan pada rutinitas harian, mulai dari pola makan hingga waktu tidur. Perubahan ritme tubuh ini ternyata tidak hanya memengaruhi energi dan konsentrasi, tetapi juga kondisi kulit.
Tidak sedikit orang yang mengeluhkan kulit terasa lebih kering, sensitif, bahkan mudah berjerawat selama menjalani ibadah puasa. Hal tersebut sering terjadi karena tubuh mengalami penyesuaian terhadap pola hidup yang berbeda dari biasanya.
Beberapa studi menunjukkan bahwa perubahan waktu makan dan istirahat dapat memengaruhi tingkat hidrasi tubuh, yang kemudian berdampak pada kondisi kulit. Saat tubuh kekurangan cairan, kulit cenderung kehilangan kelembapan alaminya.
Akibatnya kulit tampak kusam dan terasa lebih kering sepanjang hari. Bahkan penggunaan makeup pun sering kali menjadi kurang tahan lama dibandingkan biasanya.
Menurut Co-founder & CMO Social Bella, Chrisanti Indiana, perubahan kebutuhan kulit selama Ramadhan merupakan hal yang cukup umum terjadi. Kondisi ini muncul karena tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan ritme aktivitas.
“Setiap Ramadan, kami menyadari adanya perubahan kebutuhan para beauty enthusiast. Ketika ritme tubuh berubah, kebutuhan kulit pun ikut berubah.”
“Ramadan skin shift menjadi pengingat bahwa beauty routine tidak harus lebih banyak, tetapi harus lebih tepat dan sesuai. Melalui kurasi ini, kami ingin membantu para Bestie menemukan solusi yang sederhana, efektif, dan tetap nyaman digunakan sepanjang hari,” ujar Chrisanti dalam keterangannya, dikutip Rabu, 11 Maret 2026.
Karena itu, menyesuaikan rutinitas perawatan kulit menjadi langkah penting selama bulan puasa. Perawatan yang tepat dapat membantu kulit tetap terhidrasi dan sehat sepanjang hari.
Maksimalkan Perawatan Kulit di Malam Hari
Waktu malam menjadi momen penting untuk membantu kulit memulihkan diri setelah menjalani aktivitas seharian. Pada saat ini kulit memiliki kesempatan lebih besar untuk menyerap nutrisi dari produk perawatan.
Selama Ramadhan, waktu istirahat memang sering kali lebih singkat karena harus bangun untuk sahur. Meski demikian, rutinitas perawatan kulit sebelum tidur tetap penting dilakukan.
Waktu malam menjadi momen penting untuk membantu kulit memulihkan diri setelah seharian berpuasa. Perawatan yang tepat dapat membantu kulit mendapatkan kembali kelembapan yang hilang selama siang hari.
Perawatan dengan produk yang mengandung bahan pelembap intensif seperti peptide atau collagen dapat membantu menjaga elastisitas kulit sekaligus meningkatkan hidrasi. Kandungan tersebut dikenal mampu membantu kulit tetap terasa kenyal.
Masker wajah berbahan hydrogel, misalnya, dikenal mampu membantu mengunci kelembapan sehingga kulit terasa lebih lembap. Penggunaan masker seperti ini juga membantu kulit terasa lebih segar saat bangun di pagi hari.
Dengan rutinitas perawatan yang tepat di malam hari, kondisi kulit dapat tetap terjaga selama bulan puasa. Langkah ini juga membantu kulit tetap terlihat sehat meskipun aktivitas harian cukup padat.
Jangan Lupakan Perawatan Tubuh
Selama bulan Ramadhan, perhatian terhadap kondisi kulit tidak hanya terbatas pada wajah. Kulit tubuh juga membutuhkan perawatan agar tetap terjaga kelembapannya.
Kulit tubuh juga bisa mengalami dehidrasi selama Ramadhan. Hal ini sering terjadi karena tubuh mengalami perubahan asupan cairan sepanjang hari.
Oleh karena itu, penggunaan sabun mandi yang lembut serta lotion dengan kandungan pelembap dapat membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit. Produk perawatan tubuh yang tepat dapat membantu kulit tetap nyaman.
Produk dengan kandungan botanical atau ekstrak buah biasanya dapat membantu menenangkan kulit sekaligus memberikan hidrasi lebih lama. Kandungan alami tersebut juga sering memberikan sensasi lembut pada kulit.
Selain itu, aroma lembut dari body care juga bisa memberikan sensasi relaksasi. Hal ini dapat membantu menjaga mood tetap baik selama menjalani puasa.
Perawatan tubuh yang konsisten membantu kulit tetap terasa halus dan lembap. Dengan begitu, tubuh terasa lebih segar sepanjang hari.
Perhatikan Kesehatan Kulit Kepala
Perawatan selama Ramadhan tidak hanya fokus pada wajah dan tubuh saja. Kulit kepala juga membutuhkan perhatian agar tetap sehat.
Tidak hanya wajah dan tubuh, kulit kepala juga bisa menjadi lebih sensitif selama Ramadhan. Perubahan pola tidur serta aktivitas yang padat dapat memengaruhi kondisi kulit kepala.
Kondisi tersebut sering membuat kulit kepala terasa lebih kering atau gatal. Jika tidak dirawat dengan baik, masalah ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman.
Penggunaan serum kulit kepala dengan bahan alami seperti minyak tamanu atau botanical oil dapat membantu menenangkan kulit kepala. Kandungan alami tersebut juga membantu menjaga kelembapannya.
Dengan kulit kepala yang sehat, rambut pun terasa lebih segar sepanjang hari. Hal ini juga membantu meningkatkan rasa percaya diri saat beraktivitas.
Menjaga kesehatan kulit kepala menjadi bagian penting dari perawatan diri selama Ramadhan. Dengan perawatan yang tepat, rambut tetap terasa nyaman dan sehat.
Siapkan Solusi Praktis Saat Jerawat Muncul
Perubahan pola hidup selama Ramadhan juga dapat memengaruhi kondisi kulit wajah. Salah satu masalah yang cukup sering muncul adalah jerawat.
Perubahan pola makan dan kurang tidur juga dapat memicu produksi minyak berlebih pada kulit. Kondisi ini sering kali memicu munculnya jerawat secara tiba-tiba.
Jerawat yang muncul secara mendadak sering membuat seseorang merasa kurang percaya diri. Oleh karena itu, penting memiliki solusi praktis untuk mengatasinya.
Sebagai solusi praktis, penggunaan acne patch Plus Flex Fit dari Derma Angel dapat membantu melindungi jerawat. Produk ini juga membantu mempercepat proses pemulihan kulit.
Penggunaan acne patch dapat membantu menjaga kebersihan area kulit yang berjerawat. Cara ini juga mencegah jerawat tersentuh secara langsung oleh tangan.
Dengan perawatan yang tepat, jerawat dapat ditangani tanpa langkah yang terlalu rumit. Hal ini membuat rutinitas perawatan tetap praktis selama Ramadhan.
Pilih Makeup Ringan Agar Wajah Tetap Segar
Selama menjalani puasa, banyak orang memilih tampilan makeup yang lebih sederhana. Makeup ringan dianggap lebih nyaman digunakan sepanjang hari.
Selama berpuasa, banyak orang memilih tampilan makeup yang lebih ringan dan natural. Riasan sederhana dapat membantu wajah terlihat lebih segar.
Produk dengan hasil dewy atau juicy look sering dipilih karena memberikan tampilan glowing alami. Hasil riasan seperti ini membuat wajah terlihat lebih sehat.
Produk seperti Dew Tint Daisy (02 Breeze) dan Cheek Tok Tok (Berry) dari Amuse dapat membantu wajah terlihat segar meski aktivitas berlangsung sepanjang hari. Warna lembut dari produk tersebut memberikan tampilan natural.
Makeup multifungsi yang dapat digunakan pada beberapa area wajah juga menjadi pilihan praktis. Produk seperti ini memudahkan proses riasan tanpa terasa berlebihan.
Dengan makeup yang ringan, kulit tetap dapat bernapas dengan baik. Wajah pun tetap terlihat segar selama menjalani berbagai aktivitas.
Seiring perubahan ritme tubuh selama Ramadhan, menyesuaikan rutinitas perawatan kulit menjadi langkah penting agar kulit tetap sehat dan terhidrasi. Pendekatan perawatan yang lebih sederhana sering kali justru memberikan hasil yang efektif.
Dengan memilih produk yang tepat serta menjaga keseimbangan perawatan, kulit tetap bisa terasa nyaman selama berpuasa. Langkah-langkah sederhana ini membantu menjaga kesehatan kulit sepanjang bulan Ramadhan.
“Ramadhan adalah tentang keseimbangan dan refleksi diri. Kami berharap kurasi ini dapat membantu para Bestie merawat diri dengan lebih mindful, menyesuaikan kebutuhan kulit yang berubah, dan tetap merasa nyaman dalam setiap aktivitas selama bulan puasa,” tutup Chrisanti.