JAKARTA - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY), produsen produk susu ternama Cimory, berambisi mencapai pertumbuhan pendapatan double digit pada 2026. Corporate Secretary Cisarua Mountain Dairy, Dinar Primasari, mengungkapkan bahwa perusahaan menargetkan angka pertumbuhan penjualan antara 10% hingga 15% sepanjang tahun ini.
Dengan strategi yang terencana, Cimory terus fokus pada pengembangan yang berkelanjutan, sebuah pendekatan yang sudah diterapkan selama lima tahun terakhir. Dinar menambahkan, target pertumbuhan ini mencerminkan konsistensi Cimory dalam meraih keberhasilan di pasar.
Strategi Utama Cimory untuk Meningkatkan Penjualan
Sebanyak tujuh strategi utama telah disiapkan oleh Cimory untuk mendukung pencapaian target pertumbuhannya di tahun ini. Sebagian besar strategi yang diterapkan pada 2026 masih mengacu pada langkah-langkah yang telah dijalankan pada tahun lalu.
Salah satu strategi penting adalah pengembangan produk inovatif, terutama di segmen premium dairy dan premium consumer foods. Produk-produk baru di kedua kategori ini diharapkan dapat menarik minat konsumen dan mendorong penjualan yang lebih tinggi.
Pertumbuhan Positif di Segmen Produk Olahan Susu Premium
Dalam laporan keuangan terbaru, Cimory melaporkan bahwa penjualan produk olahan susu pada segmen premium dairy meningkat 5% secara YoY pada 2025. Kontribusi produk seperti yoghurt, susu UHT, dan eat milk terhadap pendapatan perusahaan mencapai 38%, yang berjumlah sekitar Rp4,07 triliun.
Perusahaan terus memperkuat portofolio produk dalam segmen premium dairy untuk menciptakan pengalaman konsumen yang lebih lengkap. Ini menjadi bagian dari upaya untuk menjaga dominasi produk susu premium di pasar Indonesia.
Peningkatan Penjualan di Segmen Makanan Konsumsi Premium
Segmen makanan konsumsi premium, seperti sosis Kanzler dan nugget stick, mencatatkan pertumbuhan yang sangat menggembirakan. Penjualan produk-produk tersebut naik 29% secara YoY, dengan total pendapatan mencapai Rp6,64 triliun pada 2025.
Produk makanan dalam kategori ini berkontribusi 62% terhadap total pendapatan perseroan. Peningkatan tersebut memberikan sinyal positif bagi Cimory dalam memperkuat posisi mereka di pasar makanan konsumen Indonesia.
Investasi pada Pemasaran Digital dan Penguatan Brand
Sebagai bagian dari strategi pertumbuhannya, Cimory berfokus pada investasi besar dalam pemasaran digital untuk meningkatkan brand equity. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran merek dan penetrasi produk, terutama di luar wilayah Jawa dan Sumatra.
Cimory juga berencana untuk memperluas saluran distribusinya, baik melalui modern trade, general trade, maupun platform Miss Cimory. Ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kehadiran merek di pasar yang lebih luas dan meningkatkan visibilitas produk mereka.
Efisiensi Biaya dan Komitmen pada ESG
Selain fokus pada pertumbuhan dan ekspansi, Cimory juga memastikan untuk menjaga pengendalian biaya yang efisien. Hal ini mencakup pengelolaan operational cost yang disiplin guna menjaga profitabilitas yang optimal.
Perusahaan juga berkomitmen penuh pada aspek ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam menjalankan operasional bisnisnya. Cimory terus berusaha memastikan bahwa pertumbuhannya sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang kuat.
Kinerja Keuangan Positif Cimory di Tahun 2025
Pada tahun 2025, Cimory berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,03 triliun, yang tumbuh 33,80% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pencapaian ini sejalan dengan kenaikan penjualan bersih yang mencapai Rp10,72 triliun, meningkat sebesar 18,82% dibandingkan tahun 2024.
Segmen produk olahan susu dan makanan konsumsi premium menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap total pendapatan perusahaan. Penjualan produk olahan susu tercatat mencapai Rp4,07 triliun, sementara makanan konsumsi premium mencapai Rp6,65 triliun.