JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) siap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis, 12 Maret 2026. Agenda utama mencakup persetujuan pembagian dividen hingga pengangkatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi perseroan.
Pelaksanaan RUPST Secara Fisik dan Elektronik
Rapat akan digelar secara fisik di Menara BCA, Jakarta, dan daring melalui Aplikasi eASY.KSEI. Direksi BCA mengundang seluruh pemegang saham untuk berpartisipasi aktif dalam RUPST ini.
Pembahasan Laporan Tahunan dan Pertanggungjawaban Direksi
Salah satu agenda membahas Laporan Tahunan termasuk Laporan Keuangan dan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025. Rapat juga akan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan mereka selama tahun buku tersebut.
Penetapan Penggunaan Laba Bersih dan Dividen Tunai
RUPST akan menetapkan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025. Laba tersebut diusulkan disisihkan untuk pembagian dividen tunai, sedangkan sisa laba ditetapkan sebagai laba ditahan.
Gaji, Tantiem, dan Honorarium Direksi
Agenda berikutnya mencakup penetapan gaji, tunjangan, dan tantiem untuk anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Penetapan ini berlaku untuk tahun buku 2026 dengan tantiem khusus untuk kinerja tahun buku 2025.
Penunjukan Kantor Akuntan Publik dan Rencana Buyback Saham
Rapat juga akan menunjuk Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan 2026. Selain itu, manajemen akan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana buyback saham dengan nilai maksimal Rp5 triliun.
Perubahan Anggaran Dasar dan Pengangkatan Direksi Baru
Agenda terakhir membahas perubahan anggaran dasar perseroan. RUPST juga akan menegaskan berakhirnya masa jabatan anggota Dewan Komisaris dan Direksi saat ini sekaligus mengangkat anggota baru.
Optimisme Manajemen dalam Menjalankan Rencana Strategis
Dengan seluruh agenda ini, BBCA berharap dapat memperkuat struktur manajemen dan memastikan alokasi laba yang optimal. Pemegang saham diharapkan memberikan persetujuan demi kesinambungan operasional dan pertumbuhan perusahaan.