JAKARTA – Mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengoperasikan Posko Siaga Nataru di berbagai lokasi strategis di wilayah Bali Utara. Kehadiran posko ini bertujuan memastikan pasokan listrik tetap aman serta layanan pelanggan dapat diakses dengan mudah selama periode liburan.
Selain fokus pada pengamanan jaringan listrik, PLN UP3 Bali Utara juga menghadirkan layanan pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat modern, termasuk fasilitas pengisian kendaraan listrik. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kenyamanan pelanggan dan pemudik yang melakukan perjalanan selama perayaan akhir tahun.
Kesiapsiagaan Posko Siaga untuk Menjaga Stabilitas Listrik
PLN UP3 Bali Utara mengaktifkan Posko Siaga Nataru di titik-titik yang memiliki tingkat kepadatan aktivitas tinggi. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat pengendalian operasional yang memantau kondisi jaringan listrik secara real time. Dengan sistem pengawasan yang terintegrasi, setiap potensi gangguan dapat terdeteksi lebih awal dan segera ditangani oleh petugas di lapangan.
Manager PLN UP3 Bali Utara, Elashinta, menyampaikan bahwa kesiapan personel dan peralatan menjadi fokus utama selama periode siaga Nataru. Ia menjelaskan bahwa seluruh petugas telah disiagakan untuk menjaga keandalan pasokan listrik, khususnya di wilayah pemukiman, fasilitas umum, tempat ibadah, dan kawasan wisata.
Menurutnya, koordinasi antarunit diperkuat agar penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Dengan dukungan posko siaga yang tersebar di wilayah strategis, PLN berupaya memastikan aktivitas masyarakat selama Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung dengan nyaman tanpa kendala kelistrikan.
PLN Sediakan SPKLU di Jalur Utama Pemudik
Sebagai bagian dari peningkatan layanan selama Nataru, PLN UP3 Bali Utara juga menyiapkan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Selama masa siaga yang berlangsung dari 18 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, sebanyak 20 unit SPKLU dioperasikan di 15 titik strategis yang tersebar di Kabupaten Buleleng dan Jembrana.
Lokasi SPKLU berada di sejumlah Unit Layanan Pelanggan, seperti ULP Singaraja, ULP Seririt, dan ULP Negara, serta di kawasan Anjungan Betutu Gilimanuk. Penempatan fasilitas tersebut mempertimbangkan jalur utama yang sering dilalui pemudik serta area istirahat yang banyak dikunjungi masyarakat.
SPKLU yang tersedia mendukung berbagai jenis soket pengisian daya, antara lain CCS, CHAdeMO, dan AC. Dengan dukungan teknologi tersebut, pengguna kendaraan listrik dapat melakukan pengisian daya sesuai dengan kebutuhan kendaraannya. Kehadiran SPKLU ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pemudik yang memilih kendaraan listrik sebagai sarana transportasi selama libur Nataru.
Petugas PLN Siaga di Titik Layanan Strategis
Salah satu SPKLU yang menjadi perhatian berada di kawasan Anjungan Betutu Gilimanuk, lokasi yang dikenal sebagai tempat singgah favorit masyarakat. Kawasan ini kerap dimanfaatkan pemudik sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Dengan adanya SPKLU, pengisian daya kendaraan listrik dapat dilakukan bersamaan dengan aktivitas istirahat.
Manager PT PLN (Persero) ULP Gilimanuk, I Made Supriadi, menyampaikan bahwa petugas PLN disiagakan penuh selama periode Nataru. Petugas tersebut bertugas memastikan kelancaran operasional SPKLU sekaligus memberikan pendampingan kepada pelanggan yang membutuhkan bantuan teknis.
Pendampingan yang diberikan meliputi informasi penggunaan SPKLU, pengecekan fasilitas, serta respons cepat apabila terjadi kendala. Dengan dukungan petugas yang siaga di lapangan dan fasilitas yang tersedia di berbagai titik strategis, masyarakat dapat memanfaatkan layanan kelistrikan PLN selama perjalanan Natal dan Tahun Baru di wilayah Bali Utara.