WIKA

WIKA Capai Skor ESG Tertinggi di Indonesia Dorong Keberlanjutan dan Daya Saing Global

WIKA Capai Skor ESG Tertinggi di Indonesia Dorong Keberlanjutan dan Daya Saing Global
WIKA Capai Skor ESG Tertinggi di Indonesia Dorong Keberlanjutan dan Daya Saing Global

JAKARTA - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) berhasil meningkatkan skor ESG menjadi 64 dari 100 pada penilaian S&P Global Sustainable Corporate Sustainability Assessment (CSA) 2025. Skor ini meningkat signifikan dibandingkan 53 pada tahun sebelumnya dan melampaui rata-rata skor sektor Construction & Engineering global sebesar 31.

Direktur Utama WIKA, Agung BW, menekankan bahwa capaian ini merupakan hasil konsistensi perseroan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan pada setiap lini bisnis. Menurutnya, pencapaian ESG Score menunjukkan bahwa pembangunan WIKA tidak hanya menghadirkan nilai ekonomi tetapi juga manfaat sosial dan lingkungan.

Transformasi Bisnis Berbasis ESG sebagai Fondasi Pertumbuhan

Agung BW menyatakan bahwa ESG menjadi fondasi utama transformasi perusahaan untuk mencapai pertumbuhan tangguh dan berdaya saing global. Strategi ini juga sejalan dengan upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) Nasional.

Melalui transformasi berbasis ESG, WIKA berkomitmen memastikan setiap proyek konstruksi menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Pendekatan ini menempatkan keberlanjutan sebagai elemen integral dalam operasional dan pengambilan keputusan perusahaan.

Prestasi WIKA di Kancah Global dan Regional

Dalam sektor Construction & Engineering, WIKA menempati peringkat ke-13 dunia dari total 234 perusahaan yang dinilai. Selain itu, WIKA berada di posisi ke-5 kawasan Asia Pasifik dan menjadi perusahaan Construction & Engineering dengan peringkat pertama di Indonesia.

Pencapaian ini menunjukkan kemampuan WIKA bersaing dengan perusahaan global sekaligus memperkuat reputasi Indonesia di industri konstruksi internasional. Skor ESG yang tinggi menjadi indikator kredibilitas perseroan dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan.

Metodologi Penilaian ESG oleh S&P Global

Penilaian ESG oleh S&P Global dilakukan secara menyeluruh melalui analisis keterbukaan informasi perusahaan. Selain itu, evaluasi melibatkan Corporate Sustainability Assessment (CSA), analisis media dan pemangku kepentingan, serta pemodelan data terkait aspek keberlanjutan.

Pendekatan komprehensif ini memastikan bahwa skor ESG mencerminkan kinerja nyata perusahaan dalam mengelola dampak sosial, lingkungan, dan tata kelola. WIKA menunjukkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan keberlanjutan untuk memenuhi standar global.

Strategi Dekarbonisasi dan Target Net Zero Emission

Sebagai bagian dari strategi dekarbonisasi, WIKA menargetkan pencapaian Net Zero Emission (NZE) pada 2055. Langkah ini menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap agenda pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing di industri konstruksi global.

Selain mengurangi emisi karbon, WIKA terus mengembangkan proyek-proyek ramah lingkungan dan efisien energi. Integrasi praktik berkelanjutan ini juga meningkatkan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan memperkuat posisi perusahaan dalam pasar internasional.

Komitmen WIKA Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Nasional

WIKA berupaya mengimplementasikan ESG dalam seluruh rantai nilai, mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga operasi. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan di Indonesia.

Ke depan, WIKA menekankan bahwa inovasi berkelanjutan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab menjadi kunci untuk memperkuat reputasi dan kepercayaan stakeholder. Dengan begitu, perusahaan dapat terus tumbuh sekaligus mendukung agenda keberlanjutan nasional dan global.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index